Kades di Sistem Dapodik Sekolah SMPN 4 Botumoito ini Jawaban Kadis Dikpora Boalemo

  • Whatsapp

GORONTALO RAYA-Sistem administrasi di sekolah yang masih belum terlalu valid dalam hal pendataan membuat sejumlah pengajar yang telah keluar namun masih ada datanya tercamtum di instansi pendidikan sampai hari ini dan seharusnya dalam hal urgen seperti itu perlu di perhatikan oleh pihak sekolah.

Seiring dengan itu juga sampai hari ini banyak pihak mempertanyakan melalui media sosial facebook dan media sosial lainnya bahkan ada yang mempertanyakan kepada salah satu LSM di Boalemo bahwa,

Bacaan Lainnya

”pak apakah boleh seorang kepala desa masuk di dapodik sekolah karena sampai hari ini belum keluar namanya dan beliau telah resmi menjadi kepala desa seperti yang terjadi di SMP 4 Botumoi,sedang kami mengklarifikasi bahwa mana pihak kepala sekolah takut mengeluarkan namanya dari sistem itu?”ungkap salah penanya kepada sala satu LSM

Dengan kejadian tersebut awak media mengklarifikasi kepada pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Boalemo,saat di kantor bersama operator dapodik Jumat (8/1) dan itu mendapat jawaban dari Kepala Dinas Dikpora Hasan Makuta menyampaikan tanggapannya terkait berita yang tersiar di medsos bahwa,

“sebelumnya perlu kami sampaikan dengan hal tersebut untuk pihak dinas pendidikan telah mengeluarkan yang bersangkuta yaitu Meisko Buluati dari sistem pada Tahun 2015 kemarin dan secara otomatis beliau tidak akan menerima insentif lagi dari pemerintah daerah dan menurut kami berarti kalau nama belaiu masih ada di sekolah atau dapodik berarti pihak sekolah yang belum merevisi data tersebut”.

Lebih dari itu ia mengutarakan sesuai informasi kepada kami bahwa memang kepala desa ini masih menjabat namun hanya setiap hari sabtu dan itupun tidak menerima upah dan sekedar menyalurkan ilmu agama kepada instansi Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4 Botumoito sebelum pandemi covid namun sudah tidak mengajar karena covid ini.Terang Kadis Hasan

Terakhir harapan saya kepada seluruh masyarakat dengan pemberitaan yang sempat menjadi pertanyaan tidak akan meluap dan menjadi persoalan besar karena pihak kami juga telah menyelesaikan hal tersebut pada 5 Tahun yang lalu.

ANTO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *